Kisahcinta dalam diam ini menjelaskan tentang seorang remaja yang sudah duduk pada bangku universitas. Ia mempunyai seorang teman laki-laki bernama Hilman yang tampan, pendiam, tinggi dan putih. Seiring berjalannya waktu mereka berdua saling mengenal satu sama lainnya dan menjadi teman dekat. MencintaiDalam Diam Cerpen Karangan: NAPW Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja. Lolos moderasi pada: 12 September 2020. Hai semua aku mau cerita dikit tentang kisahku ini. Aku nadya, pertama kali kami sekolah setelah seminggu masa orientasi siswa. Aku mendapatkan kelas X IPA 1. Jakarta tahun pertama. Perempuan, Kau pasti tahu sakitnya cinta yang tak terkatakan. Cinta yang hanya mampu didekap dalam bungkam. Kata orang bahkan diam berbicara. Tapi menurutku, hal itu tidak berlaku dalam cinta. Sebab cinta harus diekspresikan dan pantang dibawa diam. Sebab cinta harusnya dinyatakan, lalu dibuktikan dengan sikap. Akupun pergi dari restoran tersebut,namun aku membangun prinsip jika itu yang terbaik aku akan melepaskan rasa ini.Seketika aku tak ingat lagi tentang dia,aku mulai dengan hidup ku sendiri.Tiba-tiba aku membuka hati kepada seorang lelaki nama nya Dino.Dia sangat baik sekali, tiba-tiba aku merasa getaran cinta di hati ku.Mungkin aku menyukai nya,dia menyatakan cinta nya kepada ku.Lusa adalah acara pernikahan Adit dan Lisa,aku pun mengajak Dino untuk pergi bersama.Dino pun mau ke acara tersebut. Merekamenyimpan cinta mereka dalam diam, hanya doalah yang menjadi jalan agar rasa itu tetap dapat terjaga kesuciannya. Dapatkah aku mencintaimu seperti Fatimah yang mencintai Ali dalam diam. Atau dapatkah aku seperti Ali yang dapat mejaga kesucian cintanya pada Fatimah, saking sucinya cinta itu hingga setanpun tak tahu akan perasaan cinta yang Ali simpan untuk Fatimah. ziySY. HomeRelationshipDatingKumpulan Puisi tentang Mencintai dalam DiamUngkapkan dengan cara yang berbedaKetika jatuh cinta, perasaan yang lebih sering muncul pastinya adalah bahagia atau senang. Melihat dia tersenyum juga akan turut membuatmu ikut tersenyum. Kamu akan selalu mencari cara untuk bisa dekat dengan orang yang kamu sayangi. Nggak hanya itu, kamu juga pasti akan memberikan perhatian ekstra hanya agar orang yang kamu sayangi itu merasa diperlakukan dengan baik dan akhirnya sadar bahwa kamu begitu menyanginya. Sayangnya, nggak semua orang bisa berlaku demikian, lho. Beberapa orang yang lain ternyata mengalami kesulitan dalam mengungkapkan perasaannya. Akhirnya, hanya bisa diam dan memendam perasaannya. Meski menyiksa, kebanyakan dari mereka tetap bertahan dengan cara yang seperti ini. Kalau kamu salah satunya, yuk simak kumpulan puisi tentang cinta dalam diam pilihan Popbela yang satu dalam DiamEntah harus dari mana harus kumulai cerita iniKabut sunyi perlahan mulai merayap di hatiAku yang mencintaimu dalam diamMenahan rindu yang kian tak teredamIngin rasanya aku bertemu denganmuTapi, menyapamu saja aku tak mampuLalu, apa dayaku?Bahkan anginpun membisuKetika aku mengadu tentang apa saja yang bertalian dengan dirimuMungkin bagiku cukup Tuhan yang tahuTentang apa dan bagaimana perasaankuKarena bahagiaku, masih bisa menyelipkan namamu dalam setiap doaku-Frans Elka SaputraTentang Cinta dalam DiamJika kau bertanyaTentang cinta dalam diam. MungkinIa adalah rasa indah dalam dada,Yang tak sanggup kecemasan Jangan-jangan harapan kan bertemu dengan kekecewaan. Jika kau bertanyaTentang cinta dalam jadiIa adalah rasaku kepadamu,Yang kupendam bertahun-tahun,Dari dahulu, sekarang, mungkin juga tak mau mengganggumu,Jangan-jangan kau menerima saja Aku tak sanggup memberi sebutir kebahagiaan, sekolam permata untukmu. dalam DiamSungguh SayangAndai SajaDiamIsyarat dan DoaKekasih TersembunyiMenangis Tanpa Air MataDi Sepertiga MalamTOPICpuisi cintaTrendinghoroscopeThis week's horoscopeSee more horoscopes here Cerpen Karangan Elika Dwi WijayaKategori Cerpen Cinta Dalam Hati Terpendam, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja Lolos moderasi pada 10 June 2017 Masa SMA merupakan masa masa terindah bagiku. Masa masa dimana aku tertarik dengan lawan jenis. Bukan berarti aku belum tertarik dengan lawan jenis ketika SMP, aku sudah tertarik akan tetapi rasa ketertarikanku lebih besar ketika duduk di bangku SMA. Ketika itu aku kelas 1 SMA. Sejak pertama masuk perhatianku terpaku kepada seorang perempuan berambut panjang yang duduk di bangku belakang. Wajahnya yang cantik dan sikapnya yang kalem layaknya seorang wanita membuat aku terkesima karenanya. Inginku menyapa dia akan tetapi entah mengapa lidah ini seperti kaku dan tak bisa mengeluarkan kata sedikitpun jika berada di dekatnya. Selain itu jantung juga berdegup kencang. Apakah ini tandanya aku jatuh cinta? yah aku jatuh cinta kepada dia. Terlalu dini memang untuk jatuh cinta mengingat aku dan dia belum pernah mengobrol. Tetapi bagaimana lagi, perasaan tidak bisa dibohongi. Inikah jatuh cinta pada pandangan pertama? Namaku Rino dan wanita idolaku bernama Tantri. Tinggiku sekitar 165 cm dan tantri mungkin sekitar 160 cm. Kulitnya putih bersih dan perawakannya tinggi untuk ukuran seorang wanita pada umumnya. Perkataannya lembut dan kalem, tetapi jujur saat itu aku belum pernah mengobrol dengannya. Aku tau perkataanynya kalem dan lembut karena aku memperhatikan dia ketika dia sedang bercengkerama dengan teman yang lain. Aku lihat tidak banyak para lelaki yang ingin berkenalan dengannya. Padahal wajarnya jika ada cewek cantik itu biasanya para laki laki berebut ingin berkenalan dengannya. Aku tidak tahu mengapa mungkin dia terlalu mmproteksi diri dengan para lelaki. Aku lihat dia juga sedikit cuek atau dingin kepada laki laki yang ingin bicara dengannya. Aku takut nanti pada saat aku ingin berkenalan dengannya dan ingin mengajak dia mengobrol dianya malah cuek. Itu bisa membuatku trauma untuk kenalan dengan cewek lagi. Tapi aku mencoba mencari suatu kesempatan agar bisa berbicara dengan dirinya. Hari kamis dengan suasana yang cerah pagi hari, aku sengaja berangat lebih awal karena ada pelajaran olahraga. Setiba di sekolah tak seorang pun ada di sana. “wah, ternyata aku terlalu pagi yah berangkatnya sampai sampai belum ada seorangpun di sini” gumamku. Aku duduk di kursi pojok kanan paling belakang. Dari dulu aku memang suka duduk di bangku belakang supaya jika ngantuk tidak terlihat oleh guru, hehe. Tak ada aktifitas yang aku lakukan di bangku itu, yang aku lakukan hanya melamun memandang papan tulis yang penuh coretan Pak Hari guru bahasa inggris yang belum dihapus dan aku juga sama sekali tidak paham apa maksud pelajaran tersebut. Maklum lidah jawa sulit tuk belajar bahasa inggris hehe. Tiba tiba lamunanku buyar setelah ada seseorang masuk ke kelas. “hai kok melamun saja?” kata orang itu. “eh, enggak kok cuma ingin mencoba memahami materi bahasa inggris kemarin itu lho kok sulit banget yah”. Jawabku canggung. “oh, itu yah… iya nih aku juga agak tidak paham dengan materi tersebut”. Tambahnya. “oh ya kalau boleh tau nama kamu siapa? kita sekelas tapi belum pernah kenalan”. Tanyaku. Aku mengulurkan tanganku dan dia juga mengulurkan tangannya sembari menjawab pertanyaanku tadi. “namaku tantri, nama kamu siapa?” tanyannya balik. Lalu aku menjelaskan namaku dan kami ngobrol banyak sekali hingga tak terasa jam sudah agak siang dan banyak teman teman kami yang tiba. Sebenarnya ketika berkenalan tadi aku sedikit takut jika dia akan cuek padaku akan tetapi tidak, dia sangat berbeda dari apa yang aku pikirkan. Dia sangat hangat. Lalu kami duduk ke kursi kami masing masing. Jam sudah menunjukkan jam dan waktunya istirahat. Waktu istirahat hanya aku gunakan untuk memandang wajah tantri yang tentunya juga sembunyi sembunyi. Malu juga jika ketahuan memperhatikannya. Bagiku dia begitu sempurna. Aku membayangkan bisa bersanding dengannya kelak. Widiiihhh aku terlalu tinggi mengkhayal. Hari berganti hari, miggu berganti minggu dan bulan berganti bulan. Aku dan Tantri sudah semakin akrab. Aku sudah tidak merasa canggung lagi bercengkerama bahkan bercanda dengan dia. Sejak awal aku memendam cinta padanya akan tetapi hingga saat ini aku belum berani mengungkapkannya. Maklum dia merupakan wanita pertama yang mampu membuatku tergila gila. Hingga aku tahu ada anak laki laki kakak kelas yang juga suka padanya. Laki laki itu sama sepertiku, suka dengannya akan tetapi yang membedakan yaitu dia lebih berani untuk menunjukkan sikap bahwa dia menyukainya. Sedangkan aku sedikitpun tak ada keberanian padaku. Aku takut ditolaknya. Hingga akhirnya aku pendam rasa ini tanpa sepengetahuannya. Tersiksa memang, tapi aku tak mempunyai kekuatan super seperti supermen. Wajahku tidak setampan artis Shah Rukh Khan beda dengan laki laki itu yang jujur saja dia berwajah seperti model. Aku tidak mau tersiksa oleh perasaanku sendiri dan aku memutuskan untuk menjauhi tantri. Aku menjauhinya bukan karena aku benci dia tapi demi menyelamatkan perasaanku. Hatiku diliputi rasa cemburu tatkala mereka jalan bareng dan hatiku semakin hancur ketika aku mendengar jika mereka sudah jadian. Sepulang sekolah Tantri memanggilku. “Rino, kok akhir akhir ini kamu aneh sih?”. Tanya Tantri mendekatiku. “aneh bagaimana maksudmu Tantri?”. Jawabku. “kamu kayaknya menjauhiku ya, memang mengapa apa aku ada salah ma kamu no?” tanya Tantri penuh heran. “ah enggak kok, mungkin itu hanya perasaanmu saja tri sudah ya aku buru buru mau pulang nih soalnya dirumah sibuk.” Jawabku. “tunggu Rino, kamu belum menjawab pertanyaanku… rino… rinooo!”. teriak tantri padaku yang telah berlalu. Keesokan harinya aku berjanji pada diriku sendiri jika aku akan melupakan tantri dan aku juga berjanji tidak akan pernah menceritakan bagaimana perasaanku sebenarnya padanya. Sulit memang melupakan orang yang sebenarnya kita cintai tapi mau tak mau aku harus move on. Salahku memang, aku mencintainya tapi aku tidak berani untuk mengungkapkannya aku seorang pecundang sejati. Waktu itu aku benci dengan diriku. Dengan seiring berjalannya waktu, hubungan Tantri dan Laki laki itu semakin erat saja hingga kelas 2 SMA. Dan setelah lulus aku tidak tau bagaimana hubungan mereka serta aku tidak pernah berhubungan ataupun kontak dengan tantri kini aku menjalin dengan seorang wanita yang usianya 3 tahun lebih muda daripada aku. Aku harap hubunganku dengannya akan berakhir bahagia. Cerpen Karangan Elika Dwi Wijaya Cerpen Cinta Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan Elika Dwi Wijaya, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Trauma Oleh Tie Tiek Dulu, kamu adalah bahagiaku. Hidup bersamamu adalah impianku. Aku selalu berharap semoga bisa hidup berdampingan selamanya bersamamu. Berharap kamu akan mencintaiku setulus hati, seperti juga aku yang mencintaimu dengan Timpukkan Membawa Berkah Oleh Anindita Pramesti Zahara Sontak rasa kaget itu muncul saat pak Kun membicarakan soal Dion. Dion itu cowok ganteng yang banyak disukai cewek. Dia ikut eskul basket. Awalnya gue gak merhatiin banget si Is That You Oleh Febi Auliasari Nora tahu jika mencintai dalam diam itu memerlukan konsekuensi. Iya! Gadis itu sudah tahu betul jika ia tidak menyatakan perasaannya, cintanya tak akan pernah terbalas. Namun, Nora sadar diri. Karena Jerawat Oleh Nanda Insadani Merupakan sebuah kebanggaan memiliki wajah mulus tanpa jerawat ataupun noda hitam di wajahmu. Namun, Ambar hanya bisa sabar dan tabah dalam menghadapi hidup ini. Menjadi seorang gadis remaja tidak Demam LGBT Oleh Novi Nurlailah Sederet tulisan di layar laptopku itu membuatku makin gelisah. Berita hari ini penuh dengan singkatan menakutkan yang menghantui kehidupanku akhir-akhir ini. Aku berusaha mengacuhkannya namun tidak semudah kelihatannya. Cemas “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"

cerita pendek cinta dalam diam